PendidikanUtama

Beginilah Kiprah Elis Ade Nurhayati dalam Mengelola SMPN 4 Jampangtengah

Foto: Istimewa

Klik Today || Jadi kepala sekolah memang tidak mudah. Butuh penguasaan ilmu yang mumpuni agar mampuh mengembangkan sekolah, baik manajerial sekolah maupun bagaimana menerapkan kurikulum yang baik.

“Sejak saya diangkat jadi kepala SMPN 4 Jampangtengah, saya merasa masih membutuhkan ilmu tambahan praktik langsung dari para kepala sekolah yang telah sukses mempimpin sekolah. Jadi saya mengunjungi beberapa sekolah untuk konsultasi dan mencari ilmu-ilmu tentang pengelolaan sekolah,” ujar Elis Ade Nuryati, SPd, MMPd, Kepala SMPN 4 Jampangtengah, Selasa (22/4/2026).

Elis mengatakan sebelum melakukan kunjungi ke beberapa sekolah, terlebih dahulu konsultasi dengan pihak dinas, terutama dengan Ibu Endah, Kasi PPK.

“Ibu Endah mendukung program kunjungan saya ke beberapa sekolah agar saya mendapat banyak ilmu dari sekolah-sekolah yang dinilai sudah maju,” tutur Elis.

Sekolah yang pertama dikunjungi adalah SMPN 1 Sukaraja. Elis menilai sekolah ini adalah salah satu sekolah yang maju.

“Saya berkunjung kesana dan kepala sekolahnya begitu welcome menyambut saya. Hasil kunjungan, banyak sekali ilmu yang didapat, terutama bagaimana mengelola sekolah, bagaimana manajemen SDM-nya dan bagaimana menanamkan kedisiplinan kepada anak,” ujar Elis.

Ilmu yang didapat dari sekolah tersebut, Elis terapkan di sekolahnya hingga saat ini.

Kemudian, sekolah kedua yang dikunjungi adalah SMP Al-zainiyah, sebuah sekolah swasta yang lebih fokus terhadap keagamaan.

Elis mengunjungi SMP Al-Zainiyah, tercetus dari berdirinya masjid baru di sekolahnya. Masjid tersebut bantuan dari sebuah yayasan di Arab Saudi.

“Kami juga kerjasama dengan berbagai pihak untuk pembangunan masjid ini, sehingga ketika masjid ini berdiri sekolah memiliki progam keagamaan,” ujar Elis.

Sisi lain, dalam kunjungan Kepala SMP Al-Zainiyah yaitu Ibu Iis, banyak memberikan ilmu tentang penerapan program keagamaan kepada para siswa.

“Bahkan, beliau memberikan buku hasil tulisannya sendiri, secara cuma-cuma tentang kegiatan keagamaan di sekolah. Alhamdulillah saya banyak mendapatkan ide dan ilmu dari buku yang beliau tuls sendiri,” ujar Elis.

Sekolah ketiga yang dikunjungi adalah SMPN 3 Cicurug. Dikatakan Elis, sekolah ini mendapatkan bantuan revit bangunan yang cukup besar.

“Saya berkunjung kesana, ingin tahu bagaimana penataan bangunan dan penataan sekolahnya yang dijalankan kepala sekolah yakni Ibu Neli,” kata Elis.

“Saya juga pingin tahu bagaimana Ibu Neli bisa mendapatkan bantuan sebesar itu dan itu ilmu yang harus saya terapkan di sekolah saya. Intinya dari Ibu Neli saya banyak mendapat ilmu, tidak hanya mengenai fisik sekolah, tapi juga tentang program-program,” ujar Elis.

Editor: Batama Ardiansyah