Sajaga Sariksa SMPN 4 Jampangtengah, Terobosan Meningkatkan Kedisiplinan Siswa

Klik Today || Kepala SMPN 4 Jampangtengah Kabupaten Sukabumi, Elis Ade Nuryati, SPd, MMPd mengatakan, ada beberapa program yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Jampang Tengah, diantaranya adalah program Sajaga Sariksa, yang artinya saling menjaga dan saling memelihara.
Program Sajaga Sariksa ini tercetus setelah sekolah mendapatkan bantuan rehab DAK, yakni rehab sembilan ruang kelas dan satu ruang Laboratorium IPA.
Sajaga Sariksa, kata Elis juga singkatan dari bersama menjaga sekolah resik senantiasa. “Arti menjaga di sini tidak hanya menjaga lingkungan sekolah dan menjaga nama baik, tapi juga meningkatkan kedisiplinan siswa, kemudian perubahan perilaku siswa agar mereka bisa menjaga nama baik sekolah, salah satunya dengan membawa harum nama sekolah,” tutur Elis, Selasa (21/4/2026).
Jadi Sajaga Sariksa ini, lanjut Elis, fisik dan non fisik, kalau untuk fisik sudah gencar melaksanakan dan ini dijadikan pembiasaan, lingkungan bersih menjadi tanggung jawab bersama.
“Saya coba menyentuh semua personil sekolah dari mulai guru-guru, kemudian tata usaha, penjaga sekolah, anak-anak semua ditanamkan bahwa sekolah ini milik bersama dan menjaganya pun oleh bersama-sama. Jadi kebersihan itu benar-benar diperhatikan dan jadi pembiasaan,” ujar Elis.
Elis mengatakan sebelum pembelajaran dimulai guru diminta untuk memperhatikan dulu kondisi kelas dan juga halaman kelasnya. Jika masih ada sampah atau kotoran harus dibersihkan dulu, setelah itu baru pembelajaran dimulai.
“Sebagai reward-nya, kami memberikan penghargaan kepada kelas yang melaksanakan program Sajaga Sariksa ini dengan sungguh-sungguh, yaitu di bulan pertama kami memberikan penghargaan setiap satu minggu sekali untuk kelas yang terbersih,” ujar Elis.
Penghargaan juga diberikan kepada kelas yang paling disiplin dan paling minimal kasus indisipliner siswanya.
“Ada tim khusus yang akan menilai siswa mana kelas mana yang memiliki keunggulan di bidang itu dan itu diberikan penghargaan di bulan kedua satu bulan sekal,” ujarnya.
“Kami juga menyepakati adanya penanggung jawab ruangan. Jadi setiap ruangan itu ada penanggung jawabnya untuk memelihara dan menjaga dan segera melaporkan jika memang harus ada perbaikan,” ujarnya.
Elis menegaskan, Sajaga Sariksa melibatkan semua personil sekolah, beberapa waktu lalu mengadakan Gurah Sekolah, melakukan pembersihan besar-besaran. Semua ruangan dibersihkan total. Dikeluarkan barang-barangnya lalu dibuang yang tidak diperlukan.
“Kemudian ditata ulang dan itu sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Mungkin ini akan dilaksanakan kembali kalau sudah dianggap perlu,” ujarnya.
Editor: Batama Ardiansyah



