PendidikanUtama

SMPN 1 Cisolok Sekolah Pertama yang Menggelar Kegiatan Kokurikuler Life Guard, Siswa Dilatih tentang Kelautan

Klik Today || SMPN 1 Cisolok Kabupaten Sukabumi berdekatan langsung dengan pantai, sehingga menjadikan laut sebagai ruang publik utama dan sumber ekonomi masyarakat.

Namun, dibalik keindahan pantainya menyimpan risiko fatal seperti arus balik (rip current), ombak besar, dan kecelakaan tenggelam.

Lalu urgensinya dengan pendidikan, menekankan bahwa literasi keselamatan air bukan sekadar hobi, melainkan life skill wajib. Sekolah bertanggung jawab mengubah siswa dari pengunjung pasif menjadi penjaga aktif.

Berkaitan dengan itu, SMPN 1 Cisolok dua hari lalu mengikuti kegiatan Balawista, dan sekolah pertama yang mengirimkan 40 siswa untuk mengikuti pembinaan tentang kelautan tersebut.

Judul programnya adalah Kokurikuler Life Guard, Membangun Generasi Sadar Keselamatan, sebuah inisiatif pendidikan kontekstual di SMPN 1 Cisolok – 2025.

Dadi Sugandi, S.Pd, M.Si, Kepala SMPN 1 Cisolok mengatakan, kegiatan Life Guard merupakan langkah lanjutan kaitan dengan kegiatan di sekolah penggerakan. Kegiatan kokurikulernya kerjasama dengan Balawista Kabupaten Sukabumi.

“Kami mengadakan kegiatan di pesisir pantai anak dengan tujuan minimal anak melihat bentuk ombak, bentuk pasir dan bentuk pantai. Didampingi tim Balawista,” ujar Dadi Sugandi.

“Tim Balawista hanya meminta 40 siswa saja untuk dilatih dengan syarat anak renangnya bagus, badannya kuat dan ada kepedulian terhadap balawista,” imbuhnya.

Dadi menuturkan, intinya SMPN 1 Cisolok adalah sekolah pertama yang mengadakan kegiatan itu. Kami pun sudah diundang oleh kementerian untuk sosialisasi.

“Selain itu kami sudah memiliki panduan untuk guru, jadi bukan hanya informasi awal. Insya Allah kami bisa melaksanakan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Editor: Batama Ardiansyah