NasionalUtama

MUI Kecam Serangan Amerika dan Israel ke Iran, Mendesak Indonesia Keluar dari BoP

MUI Digital

Klik Today || Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai konflik di Timur Tengah akan memicu perang regional lebih luas dan mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

MUI juga mengecam tindakan Amerika dan Israel karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Menurut MUI, setiap bentuk agresi yang melanggar kedaulatan negara lain harus dihentikan.

Demikian salah satu isi Tausiyah MUI sebagaimana dikutip dari laman resmi MUI, Senin (2/3/2026).

MUI berharap seluruh pihak mengedepankan dialog dan jalan damai demi terwujudnya perdamaian abadi yang menjadi dambaan seluruh umat manusia.

MUI juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan Israel Amerika pada 28 Februari 2026.

MUI mendoakan almarhum sebagai syahid dan berharap mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Terkait serangan balasan Iran ke sejumlah pangkalan militer di kawasan Teluk, MUI menyatakan memahami langkah tersebut sebagai bentuk pembelaan diri yang dilindungi hukum internasional.

Namun demikian, MUI menegaskan bahwa seluruh pihak harus menahan diri guna menghindari eskalasi yang lebih luas sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

MUI menilai serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, yang kemudian dibalas Iran, merupakan eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik terbuka.

Situasi ini tidak dapat dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar. Karena itu, seluruh negara memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan perdamaian serta memberikan perlindungan maksimal terhadap warga sipil.

MUI mendorong berbagai negara untuk mengambil peran sebagai juru damai guna menghentikan serangan militer yang berpotensi menjadi instrumen tekanan politik demi mengamankan dominasi regional Israel atas Palestina.

MUI turut menyoroti peran Amerika Serikat dalam pengelolaan konflik Palestina melalui Board of Participation (BoP).

MUI mempertanyakan apakah strategi tersebut benar-benar diarahkan untuk mewujudkan perdamaian yang adil atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang. Karena itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP yang dipandang tidak efektif dalam mewujudkan perdamaian sejati bagi Palestina.

Editor: Batama Ardiansyah