NasionalUtama

Libur Lebaran, TPK Semarang Siap Hadapi Arus Petikemas

Foto: Istimewa

Klik Today || TPK Semarang memastikan kesiapan operasional dalam mengantisipasi potensi lonjakan arus petikemas menjelang Idulfitri 2026 dan pasca Hari Raya Imlek.

Sejumlah langkah strategis disiapkan guna menjaga kelancaran layanan dan stabilitas operasional selama periode puncak.

Berdasarkan simulasi operasional, tingkat Yard Occupancy Ratio (YOR) pada periode tersebut diproyeksikan berada pada level tinggi.

Mengantisipasi hal itu, manajemen melakukan penambahan kapasitas dan optimalisasi area penumpukan, termasuk pemanfaatan area lini 2 serta pengoperasian Dermaga Samudera 02 untuk kegiatan petikemas. Langkah ini diharapkan mampu menjaga YOR tetap dalam batas operasional yang aman.

Penguatan kapasitas dilakukan melalui penambahan blok penumpukan di sejumlah area seperti Ex Lamicitra, Ex PEL, dan Ex Adam Wiji (MTI).

Terminal juga menyiapkan tambahan dua unit reach stacker serta perbantuan operator dan yard planner guna memastikan produktivitas tetap terjaga selama periode sibuk.

Untuk mencegah antrean kendaraan, TPK Semarang mengoptimalkan penerapan Truck Booking System (TBS), pemanfaatan buffer area, serta penataan arus keluar-masuk peti kemas agar tetap lancar dan tertib.

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh dan simulasi yang telah dilakukan jauh hari.

“Kesiapan Lebaran 2026 kami fokuskan pada pengendalian kepadatan lapangan dan kelancaran arus petikemas. Penambahan blok penumpukan, penguatan peralatan, serta penyesuaian tim operasional dilakukan agar YOR tetap terkendali dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal selama periode puncak,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (13/3/2026).

Ia menambahkan, perencanaan berbasis simulasi dan evaluasi kinerja periode sebelumnya menjadi landasan dalam penyusunan strategi operasional tahun ini.

Optimalisasi kapasitas, penguatan peralatan, serta pengaturan arus kendaraan diharapkan mampu menjaga kelancaran kegiatan bongkar muat selama periode Imlek dan Idulfitri.

Langkah antisipatif tersebut mendapat apresiasi dari kalangan pengguna jasa.

Ketua DPW ALFI/ILFA Jawa Tengah, Teguh, menilai kesiapan yang dilakukan terminal merupakan langkah positif dalam menjaga kelancaran rantai pasok selama libur panjang.

“Kami mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan TPK Semarang. Kesiapan infrastruktur, peralatan, serta kebijakan yang mendorong percepatan arus barang menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran logistik. Kami berharap koordinasi dan komunikasi antara terminal dan pengguna jasa terus diperkuat agar aktivitas logistik tetap terkendali dan efisien,” katanya.

Dengan berbagai langkah tersebut, TPK Semarang menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan serta memberikan kepastian operasional bagi seluruh pengguna jasa selama periode Lebaran 2026.

Editor: Batama Ardiansyah