PendidikanUtama

Kadisdik Kabupaten Sukabumi Tanggapi Viralnya Video Child Grooming

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena (Foto: Istimewa)

Klik Today ||  Dugaan child grooming terjadi di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Videonya sempat viral di media sosial, memperlihatkan kedekatan seorang guru dengan seorang siswi, dan dinilai berlebihan.

Dalam unggahan video tersebut, nampak seorang guru menyuapi salah sseorang siswi di depan kelas dengan narasi: “hari ini foto ijazah dulu yak, nanti kita foto bareng di KUA ya”.

Menanggapi video tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak sekolah tindakan guru tersebut merupakan metode mendidik karakter siswi. Diketahui siswa tersebut diduga introvert. 

“Jadi anak tersebut sebetulnya anak yang berprestasi dan itu adalah juara ketiga. Cuma kurang berkomunikasi (introvert). Anaknya pendiam,” ujar Deden, Kamis (5/2/2026).

Dikatakan kadis, metode mendidik yang dilakukan guru tersebut sudah diketahui oleh orang tua siswi yang bersangkutan dan sekarang siswa tersebut sudah mulai tidak terlalu pendiam. 

Atas beredarnya informasi ini langkah yang akan diambil dinas pendidikan adalah melakukan pendalaman secara komprehensif, termasuk memeriksa guru tersebut apakah tindakan tersebut murni mendidik atau mengandung unsur yang menyalahi aturan.

Pemeriksaan terhadap guru tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. 

“Kita akan mendalami motifnya seperti apa. Dan mudah-mudahan kita secepatnya bisa mengambil kesimpulan apakah itu ada unsur tertentu atau memang murni dalam rangka proses metode anak tersebut,” ujarnya. 

Pemahaman mengenai child grooming akan menjadi perhatian khusus Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, istilah ini masih tabu di masyarakat dan bisa jadi kerap ditemukan di lingkungan pendidikan secara tidak sadar. 

Editor: Batama Ardiansyah