
Klik Today || Presiden Prabowo Subianto gelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan tokoh agama mengenai sejumlah isu strategis, baik dalam negeri maupun global.
“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar terkait perkembangan informasi geopolitik dan geokonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Ahmad Muzani, seperti dikutip dari laman Setkab, Sabtu (7/3/2026).
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah KH Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memaparkan berbagai situasi dan tantangan yang tengah dihadapi bangsa.
Presiden juga secara terbuka menerima serta menghimpun pandangan para kiai dan ulama sebagai bagian dari upaya bersama dalam pembangunan bangsa.
“Beliau sudah menjelaskan panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini. Dan negeri ini akan tetap terjaga jika kita mengandalkan kebersamaan dan persatuan,” ujar Buya Yahya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH Hasib Wahab Hasbullah, menyampaikan optimisme bahwa forum kolaborasi ini akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Kiai-kiai, ulama, dan para umara ini jadi satu sekarang ini,” ujar Hasib.
“Insyaallah, dengan dibina oleh Bapak Presiden Prabowo, Indonesia akan menjadi negara yang makmur dan adil,” imbuhnya.
Editor: Batama Ardiansyah



